AMPAS Inovasi Kedua Yang Ikut Kompetisi

Terbit 16 September 2015 | Oleh : Redaksi | Kategori : Berita / Informasi Publik

Peningkatan kinerja dalam tatanan reformasi birokrasi (Grand Design Reformasi Birokrasi) merupakan garis besar perencanaan jangka panjang 2010-2015 berdasarkan peraturan presiden nomor 21 tahun 2010 dan dipertegas Mahkamah Agung RI dengan perencanan jangka panjang yang dikenal dengan sebutan cetak biru pembaharuan peradilan 2010-2035.

Mahkamah Agung menyikapi kebijakan pemerintah tersebut dengan dikeluarkan surat keputusan nomor 1-447/KMA/SK/I/2011 tentang pelayanan informasi di pengadilan. Melihat dari visi Mahkamah Agung :
“Terwujudnya Badan Peradilan Indonesia Yang Agung “
dengan misi  :
1.    Menjaga Kemandirian Badan Peradilan.
2.    Memberikan Pelayanan hukum yang berkeadilan kepada pencari keadilan.
3.    Meningkatkan kualitas kepemimpinan badan peradilan.
4.    Meningkatkan Kredibilitas dan Transfaransi badan peradilan.

 

Bermuara dari visi dan misi inilah Pengadilan Agama Sambas selalu memberikan pencerahan terhadap semua aspek, tak ketinggalan memberikan pelayanan yang prima sehingga masyarakan pencari keadilan dapat merasakan langsung merasakan manfaat dari suatu sajian pelayanan yang diberikan. Pelayanan yang prima diaktualisasikan dengan memberikan inovasi berupa AMPAS (Aplikasi Meja Pendaftaran Perkara Pada Pengadilan Agama Sambas) yang mana aplikasi ini dengan cepat dan keakuratnnya tidak diragukan, dapat memberikan pelayanan yang maksimal bagi petugas dalam menerima perkara dengan mudah dapat memberikan hitungan nilai keuangan sebagai panjar biaya perkara.

AMPAS (Aplikasi Meja Pendaftaran Perkara Pada Pengadilan Agama Sambas)  ini kerjanya sangat cepat dalam mengetahui berapa besar panjar biaya perkara dengan sesegera mungkin mengetahui daerah tempat tinggal Pemohon/Termohon, Penggugat/Tergugat, sehingga menjadikan pelayanan peradilan lebih sederhana, cepat dan biaya ringan

Aplikasi AMPAS (Aplikasi Meja Pendaftaran Perkara Pada Pengadilan Agama Sambas) ini sangat membantu petugas dengan fitur-fitur didalamnya antara lain
1.    Terdapat formulir serta syarat pendaftaran perkara gugatan.
2.    Menu panjar biaya perkara yang berfungsi untuk menambahkan serta menghitung biaya perkara secara otomatis denga hanya memilih data kecamatan serta data desa dari Pemohon/ Termohon, Penggugat/Tergugat.
3.    Slip setoran ke bank dan rincian panjar biaya
4.    Kuitansi leges  yang digunakan untuk data penyetoran PNBP
5.    Grafik perkara gugatan yang telah masuk

Semoga aplikasi ini dapat memberikan sumbangsih pelayanan yang maksimal bagi masyarakat pencari keadilan. (muksin)

SebelumnyaSIMPAS TERIGAS HADIR DARI DAERAH PERBATASAN SesudahnyaSang Mediator

Berita Lainnya

0 Komentar