BAWAS MAHKAMAH AGUNG GELAR CONSULTING DAN RAPAT KOORDINASI 4 PERADILAN SE KALBAR

Terbit 29 Oktober 2018 | Oleh : Redaksi | Kategori : Berita / Umum
BAWAS MAHKAMAH AGUNG GELAR CONSULTING DAN RAPAT KOORDINASI 4 PERADILAN SE KALBAR

PONTIANAK- Badan Pengawasan (BAWAS) Mahkamah Agung RI menggelar kegiatan Consulting dalam Rangka Rapat Koordinasi Peningkatan Pengawasan 4 Lingkungan Peradilan se Wilayah Kalimantan Barat. Consulting tersebut dilaksanakan di Hotel Mercure Pontianak dari tanggal 25 s.d 27 Oktober 2018. Adapun yang menjadi peserta dalam kegiatan tersebut adalah seluruh pengadilan tingkat pertama, TUN dan Militer di wilayah Kalimantan Barat, 40 peserta dari Pengadilan Negeri, 32 peserta dari Pengadilan Agama, 3 perserta dari Pengadilan Militer dan 4 peserta dari Pengadilan TUN.

Pengadilan Agama Sambas mengutus 4 orang pegawainya untuk mengikuti kegiatan tersebut, yaitu Hakim Taufiqurrahman Alhaq, Panitera Salimin, Pejabat Pembuat Komitmen Zulfian dan Kasir Juniati. Panitia pelaksana sepenuhnya adalah personil dari Bawas yang bekerja secara mandiri tanpa melibatkan kepanitiaan di daerah.

Dalam kegiatan itu, diantara narasumber yang hadir adalah Kepala Bawas Mahkamah Agung Nugroho Setiadji, mantan Kepala Bawas yang pertama Ansyahrul, SH., MH., Ispektur Wilayah III  Iswan Herwin yang juga ketua Panitia, Aswan Nurcahyo Hakim Tinggi Bawas, dan dua orang auditor muda yaitu Muhammad Anis dan Imam Purnomo yang tidak diragukan lagi kapabilitasnya di bidang masing-masing.

Selama kegiatan berlangsung, para peserta harus tertib mengikuti acara demi acara sebagaimana yang telah tercantum dalam jadwal. Tidak boleh ada peserta yang terlambat. Absensi finger scan (sidik jari) dan absensi manual seluruh peserta setiap akan mengikuti sesi materi pun diwajibkan. Di ruang Meranti Ballroom hotel Mercure kegiatan consulting itu dilaksanakan selama 3 hari.

Dihari  ketiga, Sabtu (27/10) pagi adalah materi terakhir. Kepala Bawas Mahkamah Agung Nugroho Setiadji memberikan arahan-arahan tentang pentingnya aparat peradilan untuk menjaga integritas, kejujuran dan pelayanan yang baik kepada para pencari keadilan. Nugroho berpesan bekerjalah sesuai aturan, jangan menyalahgunakan wewenang karena itu tidak saja menjerumuskan diri sendiri, tapi juga citra dan nama baik lembaga kita akan tercoreng. Mari bersama-sama kita wujudkan peradilan yang bersih dan pelayanan yang memuaskan. Hal tersebut tidak lain merupakan cita-cita lembaga Mahkamah Agung untuk mewujudkan Peradilan Indonesia yang Agung. (Zul)

SebelumnyaSEKRETARIS MAHKAMAH AGUNG : “PIMPINAN PENGADILAN HARUS MEMAHAMI MASALAH KESEKRETARIATAN” SesudahnyaUpacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda Ke-90

Berita Lainnya