BPN KABUPATEN SAMBAS LAKUKAN PENGUKURAN ASET TANAH PA SAMBAS

Terbit 31 Oktober 2016 | Oleh : Redaksi | Kategori : Berita

SAMBAS –  Setelah menempuh proses yang sangat panjang, akhirnya PA Sambas selangkah lagi telah resmi memiliki aset berupa tanah. Kamis (27/10) kemarin, pihak Badan Pertanahan telah melakukan pemeriksaan lapangan dan pengukuran terhadap aset tanah milik PA Sambas. Tanah yang diperoleh melalui hibah dari Pemkab Sambas itu dilakukan pengukuran yaitu dua bidang tanah, yang mana sebidang tanah di atasnya telah berdiri gedung kantor lama dan gedung kantor baru dengan luas total 9200 M2 . Sebidang tanah  lainnya yaitu tanah yang telah berdiri di atasnya 2 unit rumah dinas pimpinan type 120 (kelas B Permanen) dengan luas tanah 8000 M2.  Langkah ini merupakan proses dimana permohonan pengajuan pensertifikatan tanah ke Badan Pertanahan telah diterima dan telah diproses. Kemudian langkah selanjutnya adalah dilakukan pengukuran oleh Juru Ukur, dan kemudian baru diterbitkan sertifikat secara resmi oleh BPN. Dengan terbitnya sertifikat tanah itu nanti, baru aset tersebut dapat diinput dalam daftar aset melalui aplikasi.

 Siang itu sekira pukul 13.30 WIB JuruUkur BPN Sambas yang terdiri dari 3 orang itu, langsung melakukan pengukuran. Diawali dari tanah bangunan kantor, disaksikan langsung oleh Ketua PA Sambas, H. Helman yang didampingi oleh Sekretaris Muksin, dan Kasubag Perencanaan, IT dan Pelaporan Zulfian serta 2 orang staf honorer yaitu Sukirman dan Heri. Disaksikan langsung oleh Kepala Desa Dalam Kaum Sambas, Aspan Aripin. Hanya saja ketika dilakukan konfirmasi kehadiran perwakilan dari Pemda Sambas, dari Bagian Perlengkapan menyampaikan permohonan maaf tidak dapat menyaksikan karena adanya kegiatan yang harus segera diselesaikan pada hari itu. Meski demikian proses pengukuran berjalan lancar, meski sempat diguyur hujan ketika hampir menyelesaikan pengukuran di lokasi kedua.

Untuk diketahui, jika dilakukan napak tilas ke belakang, riwayat panjang dan rumitnya proses yang ditempuh untuk memperoleh tanah ini tidak terlepas dari usaha dan upaya dari unsur pimpinan PA Sambas untuk memperjuangkan memperoleh aset tanah secara sah dari waktu ke waktu hingga saat ini.

Pada tahun 2004 PA Sambas memperoleh izin penggunaan tanah untuk pembangunan gedung pertama dengan luas tanah 4.200 M2. Kemudian pada tahun 2006 kembali mendapatkan perluasan dari Pemkab Sambas dengan lebar 80 m x panjang 100 m dan tanah untuk rumah dinas hakim dan Pejabat Pengadilan yang menyatu dengan komplek rumah Dinas Hakim dan Pejabat Pengadilan Negeri. Namun dalam perjalanannya, PA Sambas dicarikan lokasi lain, yaitu yang berada di Jalan Sukaramai seperti yang ada saat ini dengan luas 8000M2. Sementara lokasi yang menyatu dengan komplek rumah dinas Pengadilan Negeri batal.

Kemudian pada Mei 2008 Pemkab Sambas memberikan rekomendasi untuk perluasan tanah seluas 12m x 100m pembangunan gedung kantor permanen. Kemudian pada 9 Pebruari 2009 Bupati Sambas mengeluarkan Surat Keputusan Nomor 23.A Tahun 2009 tentang Penetapan Lokasi untuk Keperluan Kawasan Perkantoran Pengadilan Agama Sambas menjadi 5.000 M2. Ditahun berikutnya menyusul SK Bupati Sambas Nomor 54 Tahun 2010 yang menetapkan luas lokasi perkantoran Pengadilan Agama Sambas menjadi 15.000M2. Namun setelah menempuh proses panjang, pada 25 Nopember 2014 melalui SK Bupati Sambas Nomor 625 Tahun 2014 tentang Hibah Tanah milik Pemkab Sambas kepada Mahkamah Agung dengan rincian 9.200M2 tanah Bangunan Kantor di Jalan Pembangunan dan Rumah Dinas Pimpinan di Jalan Sukaramai dengan luas 8.000M2. (By Zulfian)

SebelumnyaKPTA: “Jangan Merasa Paling Penting, Tapi Semua Kita adalah Penting” SesudahnyaWakil Ketua PA Sambas Ikuti Diklat Sertifikasi Hakim Ekonomi Syari’ah

Berita Lainnya

0 Komentar