Latih Tanding PTWP Zona II di Singkawang dan Pembinaan oleh KPTA Pontianak

Terbit 23 Februari 2017 | Oleh : Redaksi | Kategori : Berita / Fokus Peradilan / Informasi Publik

SINGKAWANG – Perhelatan tenis dalam rangka kegiatan latih tanding Persatuan Tenis Warga Peradilan (PTWP) Zona II di Singkawang berjalan sukses. Kegiatan yang dilaksanakan selama 2 hari sejak tanggal 17 s/d 18 Februari 2017 merupakan ajang untuk melatih skil dan mental atlet tenis PTWP Zona II yaitu PA Mempawah, PA Bengkayang dan PA Sambas. Ketua PTWP Daerah Ali Masykur Haidar mengatakan dalam sambutannya saat acara pembukaan, bahwa kegiatan ini bertujuan untuk mengasah kemampuan, skil dan mental tanding bagi atlet PTWP, ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua PTA Pontianak Drs. M. Taufiq HZ, M.H.I yang didampingi isteri, Wakil KPTA Drs. H. Ansoruddin, SH., MH juga didampingi istri dan 2 orang hakim tinggi, termasuk Ketua PTWP Daerah, Sekretaris PTA Pontianak turut hadir dalam kegiatan tersebut. Pada acara pembukaan latih tanding di Lapangan Fajar, KPTA berpesan agar pembinaan kepada para atlet tenis terus ditingkatkan, kepada para pimpinan juga dihimbau untuk memberikan perhatian penuh terhadap para atlet di satker masing-masing. Dan kepada Ketua PTWP Daerah, KPTA mengharapkan untuk dapat membuat program latihan serupa untuk menjaring pemain-pemain terbaik untuk menghadapi PTWP Mahkamah Agung pada 2018 mendatang. Karena saat PTWP yang lalu kontingen dari PTWP PTA Pontianak berhasil menembus 16 besar, jadi target dan harapan ke depan setidaknya PTWP PTA Pontianak mampu masuk 8 besar.

Tanpa kehilangan momen baik, di sela kegiatan latih tanding itu, pada malam harinya (malam Sabtu) PTA Pontianak sudah merancang kegiatan pembinaan, tidak saja ditujukan kepada para atlet tenis yang hadir, tapi juga kepada para pejabat struktural dan fungsional ketiga pengadilan agama untuk hadir. Kegiatan pembinaan langsung di sampaikan oleh KPTA Pontianak bersama Wakilnya. KPTA fokus pada materi “10 Pesan Pak Dirjen”, meski tidak secara keseluruhan, namun beberapa poin penting telah disampaikan dengan penekanan yang berbeda. Ruang sidang utama PA Bengkayang terlihat penuh oleh peserta yang hadir.

Setelahnya, WKPTA Pontianak, Anshoruddin menyampaikan pembinaan terkait akhlak dan rohani para aparatur. Dalam pembinaannya, Anshoruddin berpesan agar kita tetap menjaga hubungan baik sesama manusia, antar sesama pegawai, dan yang lebih penting kita tetap menjaga akhlak dan ibadah kepada sang Khaliq. Dan tak lupa tetap berdo’a untuk bangsa ini, lembaga peradilan agar tetap dilindungi dan diberikan kekuatan oleh Allah SWT dalam melaksanakan tugas sehari-hari, pungkasnya.

Acara yang dimulai sejak pukul 19.30 itu pun berakhir tepat pukul 22.30 WIB. Setelah diisi dengan sesi tanya jawab dan diskusi dari peserta yang hadir.

SebelumnyaSetelah Naik Kelas, Apa Lagi? SesudahnyaSekretaris MA " Sekretaris Pengadilan Adalah Sebagai Suporting Unit Pengadilan"

Berita Lainnya

0 Komentar